Artikel Terbaru »

Pengobatan malaria

Monday, January 2, 2012

Pengobatan malaria ditentukan oleh tiga faktor
utama yang menentukan perlakuan yaitu spesies
yang menginfeksi (parasit Plasmodium), situasi
klinis pasien (misalnya anak, dewasa, atau wanita
hamil dengan malaria baik ringan atau berat), dan
kerentanan terhadap obat. Kerentanan terhadap
obat ditentukan oleh wilayah geografis di mana
infeksi tersebut diperoleh. Daerah berbeda di dunia
memiliki jenis malaria yang resisten terhadap obat
tertentu. Obat-obat yang tepat untuk setiap jenis
pengobatan malaria harus diresepkan oleh dokter
yang akrab dengan protokol pengobatan malaria.
Karena orang yang terinfeksi malaria Plasmodium
falciparum bisa mengakibatkan kematian (sering
kali karena pengobatan yang terlambat),
pengobatan segera untuk malaria Plasmodium
falciparum sangat diperlukan secara tepat.
Pengobatan malaria ringan dapat dengan pemberian
obat oral, sedangkan malaria berat (terdapat satu
atau lebih gejala yang mempengaruhi kesadaran/
koma, anemia berat, gagal ginjal, edema paru,
sindrom gangguan pernapasan akut, shock,
disseminated intravascular coagulation, perdarahan
spontan, asidosis, dll) membutuhkan terapi infus
(intravena) atau penggantian cairan tubuh di rumah
sakit.
Jenis Obat Untuk Pengobatan Malaria
pengobatan penyakit malaria tidak selalu
mudah, apalagi jika penyakityang diderita sudah
semakin memberat. Klorokuin fosfat (Aralen) adalah
obat pilihan untuk semua parasit malaria kecuali
untuk strain Plasmodium klorokuin. Meskipun
hampir semua strain P. malariae rentan terhadap
klorokuin, P. falciparum, P. vivax, dan bahkan
beberapa strain P. ovale telah dilaporkan resisten
terhadap klorokuin.
Obat anti-malaria dapat diresepkan untuk orang-
orang bepergian ke daerah dimana penyakit malaria
banyak ditemukan. Hal ini penting untuk melihat
penyedia layanan kesehatan melakukan
pencegahan dengan baik sebelum keberangkatan.
Jenis-jenis obat anti-malaria ditentukan akan
tergantung pada pola resistensi obat di daerah yang
akan dikunjungi. Menurut CDC (Center For Disease
Control and Prevention), wisatawan yang pergi ke
daerah Amerika Selatan, Afrika, Asia, dan Pasifik
Selatan harus mengambil salah satu obat berikut:
mefloquine, doxycycline, klorokuin,
hydroxychloroquine, atau Malarone.
Malaria, khususnya malaria falsiparum, adalah
suatu keadaan darurat medis yang membutuhkan
perawatan di rumah sakit. Pengobatan malaria
dengan obat klorokuin adalah obat anti-malaria
yang sering digunakan, tetapi kinidina atau kina,
atau kombinasi pirimetamin dan sulfadoksin, dapat
diberikan jika infeksi resisten terhadap klorokuin.
Powered by Telkomsel BlackBerry®

0 comments:

 
 
 

Tukaran Link



Cukup copy text dalam area dan paste dalam blog anda.
Saya akan segera linkback kembali.

CHAT BOX

Member

 
Copyright © HowTo Powered by: Blogger.com
Template By: Ikhsan Hafiyudin