Gejala malaria yang
umumnya dapat timbul
antara lain kedinginan,
demam, berkeringat, sakit
kepala, mual, muntah, nyeri
otot, anemia, perdarahan
pada anus, jaundice/ikterus
(penyakit kuning), kedinginan, kejang dan koma.
Perlu diketahui bahwa berbagai jenis malaria
masing-masing membawa komplikasi sendiri, hal
ini akan dijelaskan nanti.
Malaria adalah penyakit menular yang disebabkan
oleh parasit yang dikenal dengan Plasmodium.
Ketika seseorang terinfeksi parasit tersebut,
seseorang akan mengembangkan gejala penyakit
malaria yang biasanya berupa demam tinggi,
datang dan pergi setiap hari atau beberapa hari.
Seberapa sering demam datang kembali bervariasi
tergantung masing-masing spesies malaria.
Banyak infeksi tidak menunjukkan pola klasik
(demam) sama sekali. Pada banyak orang infeksi
gejala malaria akan tampak lebih seperti flu dengan
demam tinggi dan nyeri tubuh. Sebagian orang juga
akan mengeluh sakit kepala, mual, menggigil
(kedinginan), berkeringat, dan kelemahan.
Ketika infeksi berlangsung kurang parah, penderita
tampak sembuh. Namun infeksi dapat bertahan
pada banyak orang selama beberapa tahun,
terutama untuk mereka yang memiliki sejarah
panjang terkena gejala malaria. Orang-orang dapat
mengembangkan kekebalan tubuh dan mungkin
terinfeksi selama bertahun-tahun sementara hanya
jarang mengalami gejala penyakit malaria.
Berbagai Gejala Malaria Berdasarkan Jenis
Serta Komplikasinya
Jenis jenis malaria bermacam macam , gejala
penyakit malaria yang timbul pada tiap jenis gejala
malaria tersebut berbeda beda. berikut ini gejala
malaria berdasarkan jenis jenis penyakit malaria.
Plasmodium falciparum: penderita dapat
mengembangkan anemia hemolitik berat (sel-
sel darah merah benar-benar rusak), gagal
ginjal, koma, dan kematian. Pengobatan
keadaan darurat medis, resistensi obat telah
menyebar luas. Informasi saat ini terhadap pola
penyakit, pencegahan untuk wisatawan, dan
resistensi obat selalu dapat ditemukan melalui
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit
Malaria.
Plasmodium ovale: Jenis ini juga dapat
menyebabkan anemia, tetapi infeksi ini jarang
mengancam kehidupan.
Plasmodium vivax: Gejala malaria pada
malaria yang disebabkan oleh plasmodium
vivax adalah penderita dapat mengembangkan
anemia dan pecahnya limpa, yang bisa menjadi
hidup terancam. Orang dengan Plasmodium
vivax atau Plasmodium ovale mungkin kambuh
beberapa bulan setelah sakit awal. Hal ini harus
diberantas dengan pengobatan medis.
Plasmodium malariae: Infeksi ini jarang
mengancam kehidupan, tapi penyakit yang
lama dapat menyebabkan gagal ginjal. Jika
tidak diobati, infeksi ini dapat bertahan
sepanjang hidup penderita.
Powered by Telkomsel BlackBerry®








0 comments:
Post a Comment